澳大利亚tangkap pelaku pengibar Bendera Bintang Kejora di KJRI墨尔本

2019
05/21
10:10

威尼斯平台登录/ 国际/ 澳大利亚tangkap pelaku pengibar Bendera Bintang Kejora di KJRI墨尔本

2017年1月31日下午2:54发布
2017年1月31日下午2:54更新

KIBARKAN BENDERA。 Seorang pria(diduga bukan WNI)menerobos dan mengibarkan bendera di dalam bangunan KJRI Melbourne pada tanggal 6 Januari。 Foto diambil dari屏幕截图Facebook Izzy Brown

KIBARKAN BENDERA。 Seorang pria(diduga bukan WNI)menerobos dan mengibarkan bendera di dalam bangunan KJRI Melbourne pada tanggal 6 Januari。 Foto diambil dari屏幕截图Facebook Izzy Brown

雅加达,印度尼西亚 - Polisi联邦澳大利亚(法新社)berhasil menangkap pria pelaku penerobosan gedung KJRI di Melbourne pada Senin,30 Januari di pinggiran kota Melbourne,Williamstown。 Pria berusia 42 tahun itu ditangkap usai Pemerintah Indonesia pada pekan lalu menuntut agar pelaku segera ditangkap。

“Pria tersebut didakwa dengan Pelanggaran di Area yang Dilindungi,bertentangan dengan pasal 20 dari Perlindungan Orang dan UU Properti 1971,”ujar Kedutaan Australia di Jakarta melalui keterangan tertulis pada Selasa,31 Januari。

Namun,pelaku tidak ditahan oleh otoritas澳大利亚usai ditebus dengan membayarkan sejumlah uang jaminan。 Pelaku akan hadir dalam persidangan di Melbourne Magistrate Court pada Kamis,23 Februari。 Pemerintah澳大利亚menyebut tidak bisa lagi memberikan komentar karena sudah masuk ke dalam perkara di hadapan pengadilan。

Pelaku yang diduga bukan warga Indonesia menerobos gedung KJRI dengan memanjat tembok dari bangunan yang berada tepat di sampingnya pada tanggal 6 Januari lalu。 Padahal,pagar tembok itu mencapai ketinggian 2,5米,namun berhasil diterobos。

Begitu berada di atas atap,pelaku yang diketahui seorang pria kemudian membentangkan bendera Bintang Kejora。 Peristiwa itu kemudian diabadikan dan diunggah ke media sosial ke akun bernama Izzy Brown。

Saksikan videonya di sini:

Lambatnya penangkapan pelaku oleh Pemerintah澳大利亚sempat menuai kritik dari印度尼西亚。 Anggota Komisi I DPR,Tubagus Hasanudin mempertanyakan sikap Pemerintah Negeri Kanguru yang tidak juga menangkap pelaku。 Butuh waktu 20 hari lebih agar proses tersebut terealisasi。

“Mereka memiliki kemampuan untuk memburuh teroris,bagaimana mungkin mereka tidak sanggup menemukan'para pengemis'ini。 Tindakan hukum harus ditempuh jika mereka tidak juga melakukan apa pun,“kata TB usai melakukan rapat dengar pendapat dengan Menteri Luar Negeri,Retno Marsudi pada Kamis 26 Januari。

Bahkan,TB menyebut Indonesia sedang mempertimbangkan untuk mengambil kebijakan diplomatik yang lebih tegas seandainya Pemerintah Australia tak segera menangkap pelaku penerobosan。 - Rappler.com

免责声明:本文来自威尼斯平台登录新闻客户端自媒体,不代表威尼斯平台登录的观点和立场。