Rizieq Shihab jadi tersangka,FPI ajukan praperadilan

2019
05/21
01:02

威尼斯平台登录/ 国际/ Rizieq Shihab jadi tersangka,FPI ajukan praperadilan

2017年1月31日下午6:17发布
2017年1月31日下午6:17更新

Rizieq Shihab saat menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor kasus penodaan Pancasila dan pencemaran nama Soekarno di Mapolda Jabar,Kamis(12/1)。 Foto oleh Yuli Saputra / Rappler

Rizieq Shihab saat menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor kasus penodaan Pancasila dan pencemaran nama Soekarno di Mapolda Jabar,Kamis(12/1)。 Foto oleh Yuli Saputra / Rappler

印度尼西亚BANDUNG - Ketua Bantuan Hukum Front(BHF) 前线 Pembela Islam(FPI) Jawa Barat Ki Agus M Choiri mengatakan pihaknya akan mengajukan praperadilan atas penetapan tersangka Rizieq Shihab dalam kasus penodaan Pancasila。

“Gugatan praperadilan akan kami ajukan setelah kami menerima surat penetapan klien kami sebagai tersangka atau kami menerima panggilan atas nama klien kami sebagai tersangka,”kata Ki Agus M. Choiri saat dihubungi,Selasa 31 Januari 2017。

Seperti diberitakan sebelumnya,Pemimpin FPI Rizieq Shihab ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penodaan Pancasila dan penghinaan nama baik mantan Presiden Soekarno。 Ia dilaporkan oleh Sukmawati Soekarnoputri,putri Soekarno,pada Oktober tahun lalu。

Agus mengatakan dasar penetapan tersangka oleh Polda Jabar tidak tepat,sebab Pancasila yang dibahas Rizieq dalam pidato yang dilaporkan Sukmawati bukanlah Pancasila yang kini jadi dasar negara。

Agus menjelaskan,yang menjadi dasar gugatan praperadilan yang akan diajukan ke Pengadilan Negeri Bandung itu adalah Pancasila yang disebutkan Rizieq saat ceramah di Lapangan Gasibu Kota Bandung pada 2011 itu bukan Pancasila yang menjadi dasar negara。

“Pancasila yang dimaksud oleh klien kami adalah Pancasila yang masih dalam bentuk usulan。 Artinya,belum Pancasila yang menjadi dasar negara。 Pancasilanya Soekarno itu Pancasila tanggal 1 Juni 1945,sedangkan dasar negara kita adalah Pancasila yang telah disahkan PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945,“kata Agus。

Meski begitu,kata Agus,pihaknya menghargai dan menghormati penetapan status tersangka pada Rizeq Shihab。 Menurutnya,hal itu adalah hak dari kepolisian。“FPI Jawa Barat menghargai,menghormati apa yang telah menjadi keputusan Polda Jawa Barat di dalam menetapkan klien kami sebagai tersangka,”ujarnya。

回应berbeda ditunjukkan Aliansi Pergerakan Islam(API)Jawa Barat。 Ormas yang aktif mendukung dan membela Rizieq itu menyesalkan dan menyayangkan penetapan tersangka Rizieq。 “Kami tidak terima ulama dikriminalisasi,”kata Ketua API Jabar Asep Syarifudin。

Ia mengatakan massa akan turun ke jalan untuk mendukung Rizieq saat pemeriksaan nanti。 “Kalau misalnya dia diperlakukan seperti ini,saya kira rakyat akan bergerak,umat akan bergerak,”kata Asep。

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus menghimbau agar Rizieq tidak datang membawa massa saat diperiksa nanti。 “Cukup datang saja dengan membawa pengacara,tidak usah dengan membawa massa,”kata Yusri。 -Rappler.com

免责声明:本文来自威尼斯平台登录新闻客户端自媒体,不代表威尼斯平台登录的观点和立场。