Ketua MUI maafkan pernyataan Ahok di persidangan

2019
05/21
07:13

威尼斯平台登录/ 国际/ Ketua MUI maafkan pernyataan Ahok di persidangan

发布时间:2017年2月2日上午12:22
更新时间:2017年2月2日上午12:32

SILAHTURAHMI。 Kapolda Metro Jaya,M。Iriawan(mengenakan baju cokelat)dan Pangdam Jaya,Teddy Lhaksamana(mengenakan baju hijau)tengah berbicara dengan Ketua MUI,Ma'ruf Amin di kediamannya pada Rabu malam,1 Februari。 Foto oleh Polda Metro Jaya。

SILAHTURAHMI。 Kapolda Metro Jaya,M。Iriawan(mengenakan baju cokelat)dan Pangdam Jaya,Teddy Lhaksamana(mengenakan baju hijau)tengah berbicara dengan Ketua MUI,Ma'ruf Amin di kediamannya pada Rabu malam,1 Februari。 Foto oleh Polda Metro Jaya。

雅加达,印度尼西亚 - Ketua Majelis Ulama Indonesia(MUI),Ma'ruf Amin mengaku sudah memaafkan gubernur non aktif Basuki“Ahok”Tjahaja Purnama yang sempat mengancam akan memprosesnya secara hukum karena dianggap memberikan kesaksian palsu dalam persidangan。 Pernyataan itu disampaikan Ma'aruf usai dikunjungi oleh beberapa pejabat yang masuk ke dalam lingkar Istana antara lain Menteri Koordinator bidang kemaritiman,Luhut Panjaitan,Kapolda Metro Jaya,M。Iriawan dan Pangdam Jaya,Teddy Lhaksamana。

Lalu,apa yang dibahas oleh para pejabat itu dengan Ma'rif?

Enggak ada yang dibahas。 Hanya menyampaikan keadaan di ibukota bagus。 Alhamdulilah,“ujar Ma'ruf kepada media yang menemuinya di depan rumahnya di daerah Jakarta Utara pada Rabu malam,1 Februari。

Dia menegaskan kedatangan para pejabat tersebut ke kediamannya tidak lebih dari sekedar silahturahmi。 Sama sekali tidak ada kaitannya dengan kesaksian yang dia berikan ketika hadir di persidangan ke-8 Ahok atau jumpa pers yang digelar oleh Susilo Bambang Yudhoyono(SBY)pada Rabu sore。

“Ini enggak ada kaitannya dengan kesaksian di sidang Ahok。 Saya ditengok karena saya orang tua,makanya ditengok oleh Beliau-Beliau ini,“kata pria yang juga Rais Am PBNU itu。

Pernyataan tim pengacara Ahok yang ingin memperkarakan Ma'ruf ke jalur hukum dianggap oleh sebagian besar pihak tidak bijak。 Bahkan,bisa memicu kembali kekisruhan di ibukota dan nasional。

Tapi mantan Bupati Belitung Timur dan tim pengacaranya membantah mereka berniat untuk melaporkan Ma'ruf。 Menurut mereka,ada yang ingin mencoba mengadu dombanya dengan pihak NU。 Ahok secara spesifik menyebut juru bicara dari paslon lain dianggap telah memperkeruh suasana。

“Saya lihat tadi pagi udah adu domba saya lagi。 Terus ada lagi tim jubir dari pasangan yang lain sudah bilang menghina integritas PBNU。 Aduh,orang yang bekerja relawan saya itu orang NU loh,“kata Ahok sambil merujuk kepada relawan NUsantara yang selama ini telah membantunya berkeliling untuk kampanye。

Ma'ruf kata Ahok bukan saksi pelapor atau fakta sehingga tidak dapat dilaporkan balik。 Keberadaannya di persidangan hari Selasa kemarin karena keingingan Jaksa Penuntut Umum(JPU)untuk mengetahui proses kelahiran sikap dan pendapat ulama。 (BACA: )

Usai mendengar berbagai masukan,akhirnya calon gubernur petahana itu memutuskan untuk meminta maaf kepada Ma'ruf terkait kisruh persidangan。 Permintaan maaf disampaikan secara tertulis dan dalam bentuk视频。 (BACA: )

“Saya meminta maaf kepada KH Ma'ruf Amin apabila terkesan memojokkan Beliau,”demikian permintaan maaf Ahok yang disampaikan melalui pernyataan tertulis,Rabu 1 Februari。

Dimaafkan

Ditanya responsnya,Ma'ruf mengaku juga sudah memaafkan Ahok,sehingga tidak perlu ada lagi yang dipermasalahkan。

“Kalau orang minta maaf ya tentu harus dimaafkan,”kata dia mengenai permintaan maaf Ahok。

Dia juga berpesan kepada seluruh umat Muslim untuk tetap menjaga keadaan untuk tetap tenang,tidak boleh dirusak,dan rukun。

“Umat supaya tenang dan jangan mudah terprovokasi。 Mari tetap menjaga keadaan bangsa dan negara supaya kondusif,“kata dia。 - Rappler.com

免责声明:本文来自威尼斯平台登录新闻客户端自媒体,不代表威尼斯平台登录的观点和立场。