Cerita di balik kampanye Agus-Sylvi

2019
05/21
05:16

威尼斯平台登录/ 国际/ Cerita di balik kampanye Agus-Sylvi

2017年2月2日下午1:22发布
2017年2月2日下午3:39更新

LOMPAT KE PENONTON。 Calon Gubernur提名人urut 1 Agus Yudhoyono melakukan“舞台潜水”ke arah relawan dalam acara Apel Siaga Relawan Jaga Agus-Sylvi di lapangan eks高尔夫练习场Senayan,Kompleks GBK,雅加达,Sabtu,21 Januari。 Foto oleh Rosa Panggabean / ANTARA

LOMPAT KE PENONTON。 Calon Gubernur提名人urut 1 Agus Yudhoyono melakukan“舞台潜水”ke arah relawan dalam acara Apel Siaga Relawan Jaga Agus-Sylvi di lapangan eks高尔夫练习场Senayan,Kompleks GBK,雅加达,Sabtu,21 Januari。 Foto oleh Rosa Panggabean / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni sering kali memperoleh suara terbanyak dalam berbagai survei yang diadakan menjelang Pilkada serentak,15 Februari mendatang。

Tentu masa kampanye yang dilakukan sejak Oktober 2016年lalu memiliki peranan yang tidak sedikit。 Tim Agus-Sylvi menampilkan gaya kampanye yang tergolong tidak biasa,mulai dari aksi lompat dari panggung hingga menggunakan jaket ala militer。

Siapa yang bertanggung jawab untuk menyusun strategi kampanye tersebut? Bagaimana peranan Agus dalam kampanye dan apakah sang ayah sekaligus mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memiliki peran tertentu? Simak pemaparan dari juru bicara tim pemenangan Agus-Sylvi,Rizki Aljupri,kepada Rappler Indonesia pada Rabu,1 Februari。

BUSANA KASUAL。 Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono(kiri)-Sylviana Murni(kanan)mengenakan kaos dan jaket dalam Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta kedua di Hotel Bidakara,Jakarta,Jumat,27 Januari。 Foto oleh Hafidz Mubarak A./ANTARA

BUSANA KASUAL。 Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono(kiri)-Sylviana Murni(kanan)mengenakan kaos dan jaket dalam Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta kedua di Hotel Bidakara,Jakarta,Jumat,27 Januari。 Foto oleh Hafidz Mubarak A./ANTARA

Fokus pada gerilya

蒂姆pemenangan Agus-Sylvi menggunakan dua strategi utama,yaitu 线下线以下 Rizki mengaku timnya lebih mengutamakan strategi under the line ,yaitu dengan melakukan gerilya politik。

Gerilya politik atau yang juga dikenal dengan“blusukan”ini dipercaya oleh tim pemenangan sebagai cara paling efektif untuk mendapatkan suara rakyat。

“Kita betul-betul percaya bahwa untuk mendapatkan suara rakyat maka kita harus bertemu langsung dengan mereka。”

Setiap harinya,baik Agus maupun Sylvi mendatangi lima hingga sepuluh lokasi。 Tempat tersebut ditentukan lewat undangan-undangan yang berdatangan dari para tokoh masyarakat setempat maupun tokoh-tokoh partai di setiap cabang dan ranting dari partai pendukung di tingkat kecamatan hingga kelurahan。

“Misalnya di Pulo Gadung beberapa minggu yang lalu ada Pak Hasbiyallah Ilyas,​​anggota DPRD dari PKB。 Beliau mengadakan pengajian dengan warga sekitar mengundang Mas Agus。 Begitu juga dengan Haji Lulung,mengadakan kegiatan mengundang Mas Agus,dan seterusnya。“

Selain bertemu langsung dengan masyarakat,kampanye juga dilakukan lewat sosial media serta iklan di media massa。

Sosok penentu strategyi

Rizki mengaku bahwa tim pemenangan Agus-Sylvi tidak menunjuk satu pihak sebagai konsultan politik dalam kampanye。 Adalah sosok Wisnu Wardana,seorang pebisnis berusia 42 tahun,yang didaulat sebagai manajer kampanye tim Agus-Sylvi,yang bertugas sebagai pimpinan dalam upaya pemenangan Agus-Sylvi sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta。

“Dia adalah yang memimpin komando semuanya dibantu oleh struktur atau mesin partai pendukung,seperti dari Partai Demokrat,Partai Amanat Nasional(PAN),Partai Kebangkitan Bangsa(PKB),dan Partai Persatuan Pembangunan(PPP)。”

Wisnu Wardana memiliki tugas untuk menciptakan tim konsultan politiknya sendiri dan menentukan strategi-strategi kampanye。

“Pak Wisnu di bagian 竞选经理 ,Saya,Pak Rico Rustombi dan Rachland Nashidik di bagian Jubir,dan Bu Imelda di bagian media。 Jadi kita menciptakan perusahaan konsultan politik sendiri lah ibaratnya。“

Banyak spontanitas

Banyak bentuk kampanye dari Agus-Sylvi yang tergolong unik,mulai dari video mannequin challege hingga aksi lompat dari panggung。 Rizki menuturkan bahwa bentuk-bentuk tersebut lebih banyak merupakan spontanitas,baik dari Agus sendiri maupun dari tim pemenangan。

“Ada yang memang dibicarakan khusus oleh tim,tapi sebenarnya lebih banyak spontanitas Mas Agus saja。”

Salah satu contohnya adalah pakaian yang dikenakan sebagai seragam tim pemenangan yang bergaya seperti tentara karena latar belakang Agus。 Ada普拉视频模特挑战杨merupakan ide spontan dari tim pemenangan。

Keterlibatan Agus-Sylvi

Dalam menentukan strategi kampanye yang dipilih,Agus lebih berperan dalam garis besarnya。 Sementara seluruh teknisnya dipikirkan oleh tim pemenangan。

“Kalau misalnya garis besarnya misalnya'oh kita mau fokus di pembangunan jakarta yang melibatkan seluruh warganya',itu juga Mas Agus dilibatkan dalam brainstorming -nya。 Atau misalnya,'kita ingin fokus pada program-program yang menyentuh rakyat',itu juga Mas Agus terlibat dalam penyusunannya。“

Namun bentuk丹细节kampanye seluruhnya dipikirkan oleh蒂姆pemenangan。 Baru setelah itu meminta persetujuan dari Agus。 Salah satunya adalah saat debat Pilgub kedua pada Jumat,27 Januari lalu,di mana Agus-Sylvi mengenakan kaos dan jaket sebagai seragam mereka。

“Nah itu kan kita harus tanya ke Mas Agusnya,merasa nyaman enggak nih ikut debat pake kaos,yg lain kan pakai kemeja。 Kalau nyaman,你好。“

Di sisi lain,calon wakil gubernur Sylviana Murni juga terlibat dalam kadar yang sama dengan Agus,namun dengan segmentasi yang berbeda。

“Misalnya,Bu Sylvi itu lebih fokus ke dalam pengajian-pengajian ibu majelis taklim,itu sesuai dengan segmennya。 Kalau Mas Agus itu cocok bertemu dengan perwakilan-perwakilan organisasi masyarakat atau kumpulan anak-anak muda,kita sesuaikan dengan segmennya saja。“

PENGAJIAN。 Sylviana Murni hadir dalam acara majelis taklim bersama warga。 Foto dari Twitter / @ sylviana_murni

PENGAJIAN。 Sylviana Murni hadir dalam acara majelis taklim bersama warga。 Foto dari Twitter / @ sylviana_murni

Peran SBY

Sedangkan ayah dari Agus sekaligus mantan主持SBY,menurut Rizki,tidak berperan secara langsung dalam proses kampanye putra sulungnya。

“Kalau untuk 日常 sampai teknis pelaksanaan itu tidak(ada)yang saya ketahui。 Tapi kalau misalnya sebagai seorang bapak,memberikan nasehat di rumah sama anaknya kita kan enggak tau。“

Rizki menuturkan bahwa peran SBY hanya sebatas sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dan hanya sesekali datang ke acara kampanye。

“Kalo misalnya di awal kan seperti yang kita ketahui,penentuan Mas Agus sebagai calon gubernur kan melalui pembicaraan ketua umum-ketua umum partai,nah,Pak SBY dengan kapasitasnya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat tentu terlibat dalam proses itu。 Tapi sebatas itu saja。“

Cukup efektif?

BLUSUKAN。 Agus Harimurti Yudhoyono banyak melakukan gerilya politik selama masa kampanye。 Foto oleh Rivan Awal Lingga / ANTARA

BLUSUKAN。 Agus Harimurti Yudhoyono banyak melakukan gerilya politik selama masa kampanye。 Foto oleh Rivan Awal Lingga / ANTARA

Menurut Rizki,策略kampanye yang dilakukan tim pemenangan Agus-Sylvi cukup efektif hingga sekarang,mengingat cukup tingginya suara yang didapatkan Agus dalam survei-survei terkini。

“Kita lihat ya di awal,waktu bulan Oktober,itu hampir enggak ada yg menyangka kan Mas Agus jadi Calon Gubernur。 Dan survei pertama itu kita liat mas agus di angka nol koma sekian atau satu persen。 Tapi dalam kurun waktu 2-3 bulan bisa melejit seperti yang diposisi sekarang。“

Tim pemenangan pun merasa bersyukur dengan hasil tersebut。

“Kita wow banget Kita bersykur sekali,berarti memang ada banyak warga Jakarta yang menaruh harapan baru di pundak Mas Agus dan Mpok Sylvi。“

Namun,jawaban mengenai efektivitas strategi kampanye dari tim pemenangan Agus-Sylvi ini baru akan benar-benar terjawab setelah Pilkada serentak pada 15 Februari mendatang。 -Rappler.com

免责声明:本文来自威尼斯平台登录新闻客户端自媒体,不代表威尼斯平台登录的观点和立场。