Cerita Timothy Simamora:Mengapa saya mendukung kebijakan Presiden Trump

2019
05/21
01:05

威尼斯平台登录/ 国际/ Cerita Timothy Simamora:Mengapa saya mendukung kebijakan Presiden Trump

发布时间:2017年2月6日上午8:41
更新时间:2017年2月7日上午9:18

KAMPANYE。 Timothy sedang memegang海报bertuliskan口号唐纳德特朗普“使美国再次伟大”ketika tengah berkampanye pada akhir Oktober 2016. Foto diambil dari Facebook Timothy Simamora

KAMPANYE。 Timothy sedang memegang海报bertuliskan口号唐纳德特朗普“使美国再次伟大”ketika tengah berkampanye pada akhir Oktober 2016. Foto diambil dari Facebook Timothy Simamora

雅加达,印度尼西亚 - Terpilihnya唐纳德J.特朗普sebagai Presiden ke-45 Amerika Serikat membuat publik terkejut。 Mereka tidak mengira justru capres dari Partai Republik itu berhasil meraup suara electoral vote lebih banyak dibandingkan lawannya,Hillary Clinton。

Selama masa kampanye,特朗普banyak dikritik karena pernyataan dan janji kampanyenya yang kontroversial。 Sebagian menilai特朗普反terhadap imigran lantaran berjanji akan membangun tembok pembatas di wilayah perbatasan dengan Meksiko。

Mogul properti itu juga kerap dicap anti terhadap umat Muslim karena pernah melontarkan janji untuk membatasi mereka menjejakan kaki di Negeri Paman Sam。 Kini baru dua minggu berkantor di Oval办公室,特朗普mewujudkan janji itu satu per satu。 Tak heran jika saat ini dunia internasional terlihat was-was akan kebijakan Trump。

Tetapi,bagi Timothy Simamora - warga Indonesia yang bermukim di Amerika Serikat - publik keliru dalam memahami kebijakan Presiden berusia 70 tahun itu。 Dalam pandangannya,特朗普justru tengah berupaya membuat AS kembali hebat dengan mengutamakan apa yang menjadi kebutuhan warganya。 Itulah yang menjadi alasan mengapa dia memilih mendukung penuh kebijakan特朗普。

“Banyak orang yang salah kaprah terhadap kebijakan唐纳德特朗普。 Dia tidak menentang imigran。 Amerika justru adalah negara imigran,tetapi imigran yang legal dan memiliki dokumen lengkap,“ujar Timothy yang diwawancarai Rappler melalui telepon pada Selasa,31 Januari。

Dia mengakui kebijakan tersebut turut berdampak kepada puluhan ribu WNI yang tinggal di AS secara ilegal dan melebihi batas izin。 Tetapi,itu merupakan konsekuensi karena tinggal tanpa dokumen。 (BACA: )

行政命令(EO)yang diteken oleh Trump pada akhir Januari lalu,kata Timothy juga bukan mencerminkan bahwa suami Melania itu anti terhadap muslim dan pengungsi。 Sebab,toh Indonesia yang notabene negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia tidak masuk ke dalam daftar tujuh negara yang dilarang masuk ke AS untuk sementara waktu。 Mereka yang dilarang masuk berasal dari Suriah,伊拉克,伊朗,Yaman,索马里,苏丹dan利比亚。

“吉卡特朗普memang反terhadap穆斯林,buktinya ada 40 negara lain yang mayoritas penduduknya beragama伊斯兰教tidak dilarang masuk ke AS。 印度尼西亚negara dengan jumlah penduduk Muslimnya 204 juta jiwa tetap diizinkan masuk。 Begitu juga印度,巴基斯坦,孟加拉国丹尼日利亚,“tutur pria yang sudah mukim di kota Denver selama dua tahun terakhir。

特朗普juga tidak反terhadap pengungsi,kendati tujuh negara yang warganya dilarang masuk merupakan produsen pengungsi。 Namun,dia lebih memberikan prioritas bagi para pengungsi beragama Kristen yang dianiaya hanya karena keyakinannya itu。

“Di rezim sebelumnya,Pemerintah AS justru mengalokasikan dana yang cukup besar untuk para pengungsi asal Sudan dan索马里。 Mereka diberikan tempat tinggal,jaminan sosial dan asuransi。 Padahal,tidak sedikit dari mereka yang justru menyewakan apartemen pemberian pemerintah kepada pihak lain senilai 13 ribu dollar,“kata dia。

Apa pun kebijakan特朗普,Timothy menggarisbawahi hal terse but tidak terkait sentimen agama。 Larangan sementara terhadap warga dari tujuh negara itu hanya demi menjaga keamanan warga AS。 Ketujuh negara itu,kata Timothy sebelumnya sudah masuk ke dalam daftar negara赞助商kegiatan terorisme。

“Larangan itu pun hanya berlaku 90 hari untuk memberikan waktu bagi pemerintahan sekarang meninjau kembali apa kebijakan yang pas,”katanya。

Lalu,mengapa Timothy mendukung kebijakan特朗普,padahal dia masih tercatat sebagai WNI? Ada empat alasan untuk merangkum jawaban tersebut。 Pertama,katanya,特朗普bukanlah seorang politisi sehingga dia akan berbicara apa adanya dan tidak dibuat-buat。 Karena itu pula特朗普dianggap tidak terikat dengan pihak tertentu yang menjadi pendonor untuk kampanyenya。

Kedua,特朗普ingin membuat AS kembali hebat。 Salah satu yang dia fokuskan yakni bagaimana membuat perekonomian AS kembali bangkit dan terciptanya lebih banyak lapangan kerja。 Jika itu terealisasi,maka hal tersebut juga berdampak kepada imigran legal yang tinggal di AS termasuk Timothy。

Ketiga,penentang keras teroris radikal Islam dan keempat,Trump pro kebijakan yang mendukung terciptanya kehidupan。 Oleh sebab itu,dia anti terhadap tindakan aborsi。

“Secara garis besar banyak kebijakan konservatif Trump yang sesuai dengan ideologi saya,”katanya menjelaskan mengapa dia mendukung Trump。

Bentuk dukungan Timothy tidak hanya disampaikan secara verbal,namun juga hadir dalam tiga debat saat sesi kampanye digelar tahun lalu。 Bahkan,dia ikut diundang secara khusus di acara pelantikan termasuk 就职舞会 (BACA: )

“Sesuai aturan,tidak ada larangan bagi warga negara lain hadir dalam debat publiknya。 Kecuali,jika ikut terlibat politik di sini baru lain cerita,“tutur dia。

Tepati janji kampanye

UNJUK RASA。 Para pengunjuk rasa yang berdemonstrasi di Washington DC usai Donald Trump dil​​antik sebagai Presiden ke-45 AS。 Foto diambil dari akun Facebook Timothy Simamora

UNJUK RASA。 Para pengunjuk rasa yang berdemonstrasi di Washington DC usai Donald Trump dil​​antik sebagai Presiden ke-45 AS。 Foto diambil dari akun Facebook Timothy Simamora

Hingga saat ini,Timothy mengaku tidak keliru memberikan dukungan kepada Trump,sebab begitu dilantik dia langsung menepati janji-janji yang diucapkan selama berkampanye。 Hal tersebut mustahil dilakukan jika Presiden AS seorang politisi。

“吉卡特朗普memang反穆斯林,seharusnya warga印度尼西亚juga dilarang masuk东? Ini kan merupakan 框架 pemberitaan dari媒体主流 saja bahwa kebijakan特朗普melarang umat穆斯林masuk AS。 Lagipula,Obama juga pernah menghentikan pemberian visa bagi warga dari Irak selama enam bulan,“tutur dia sambil menyebut kebijakan Trump bukanlah hal baru。

Timothy juga membantah jika Indonesia tidak dimasukan ke dalam daftar negara yang dilarang karena ada kepentingan bisnis di sana。 Buktinya,ujar Timothy,特朗普tidak melarang warga dari孟加拉国dan Pakistan untuk ke Negeri Paman Sam。

Sementara,tidak ada kepentingan bisnis yang dimiliki Trump di negara tersebut。 Lagi-lagi Timothy menyalahkan kembali pemberitaan media sehingga tercipta persepsi demikian。

“Lagipula,sebagian besar umat Muslim di Indonesia adalah pemeluk agama Islam yang moderat,kecuali memang jika mereka terkait organisasi Jemaah Islamiyah ya。 印度尼西亚justru dijadikan sebagai contoh betapa Islam itu damai dan menjunjung toleransi,“katanya。

Sementara,mereka yang menentang Trump dan ramai-ramai berunjuk rasa berasal dari kubu pendukung Clinton。 Mantan Menteri Luar Negeri AS itu dianggap bisa memenangkan人气投票,karena yang memilih sebagian besar imigran ilegal dan bukan berasal dari AS。

Bahkan,dia membaca di media setempat,jika ada para demonstran yang merupakan pendukung gerakan Ikhwanul Muslimin(IM)dan telah dinyatakan oleh Pemerintah Mesir sebagai organisasi teroris。 Dia juga menuding adanya upaya dari para pendukung Clinton itu untuk memberlakukan hukum syariah di AS。

Untungnya,kata Timothy para pemilih di AS cerdas dan tidak mendengarkan apa isi pemberitaan media main。

“Ini merupakan sejarah baru di AS bahwa dalam 270 tahun,tidak pernah satu partai pun mendominasi menjadi gubernur,参议员dan Presiden di waktu bersamaan,”katanya。

印度尼西亚punya tempat spesial

ERIC TRUMP。 Timothy sempat bertemu dengan putera Donald Trump,Eric Trump yang kini mengelola semua bisnis di Trump Organization,termasuk dua resort yang tengah dibangun di Indonesia。 Foto diambil dari akun Facebook Timothy Simamora

ERIC TRUMP。 Timothy sempat bertemu dengan putera Donald Trump,Eric Trump yang kini mengelola semua bisnis di Trump Organization,termasuk dua resort yang tengah dibangun di Indonesia。 Foto diambil dari akun Facebook Timothy Simamora

Sudah menjadi rahasia umum bahwa特朗普memiliki dua proyek度假胜地besar di Indonesia。 Untuk merealisasikan resort mewah di Bogor dan Bali,Trump menggandeng pengusaha Harry Tanoesoedibjo。

Dia menjelaskan sejak menjabat sebagai Presiden,Trump tidak lagi terlibat dalam pengelolaan Trump Organization。 Itu semua diserahkan kepada puteranya untuk dikelola。

“印度尼西亚memiliki tempat spesial di hati特朗普,bukan karena ada proyeknya di sana,tetapi karena印度尼西亚merupakan negara dengan penduduk穆斯林terbesar di dunia yang toleran dan terbuka。 Saya yakin Indonesia pasti akan dirangkul oleh Trump,“kata pria yang bercita-cita untuk membuka usaha restoran di Denver itu。

Dia berharap ketika nantinya ada kunjungan kenegaraan yang dilakukan oleh Trump ke Indonesia bisa dijadikan momen kepada dunia bagaimana kehidupan umat Muslim di Tanah Air。 Selain itu,antara Presiden Joko“Jokowi”Widodo dengan Trump dinilai banyak memiliki kemiripan sehingga jika pada akhirnya mereka berdua bertemu bisa langsung ada kecocokan satu sama lain。

“Hanya bedanya Jokowi itu kan tipikal pemimpin yang lembut dan santun,sedangkan Trump gaya bicaranya lugas dan apa adanya。 Ini hanya masalah perbedaan kultur saja,“katanya。

Kamu setuju dengan pendapat Timothy? Tuliskan pendapatmu di kolom komentar。 - Rappler.com

免责声明:本文来自威尼斯平台登录新闻客户端自媒体,不代表威尼斯平台登录的观点和立场。