Untuk apa Polda Jawa Timur mendata ulama?

2019
05/21
02:19

威尼斯平台登录/ 国际/ Untuk apa Polda Jawa Timur mendata ulama?

2017年2月6日下午2:35发布
2017年2月6日下午2:35更新

乌里玛。 Kadiv Humas Mabes Polri,男孩Rafli Amar membantah pendataan ulama terkait kasus Basuki“Ahok”Tjahaja Purnama。 Foto oleh Hafidz Mubarak A / ANTARA

乌里玛。 Kadiv Humas Mabes Polri,男孩Rafli Amar membantah pendataan ulama terkait kasus Basuki“Ahok”Tjahaja Purnama。 Foto oleh Hafidz Mubarak A / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Surat电报yang dikeluarkan oleh Polda Jawa Timur untuk mendata ulama membuat mereka merasa khawatir。 Surat itu terbit pada 30 Januari dengan nomor ST / 209/2017?RO SDM。

Kadiv Humas Mabes Polri,Irjen Pol男孩Rafli membenarkan soal surat电报itu。 Tetapi,itu bukan terkait dengan adanya kekhawatiran terhadap munculnya paham komunis。

“Jawa Timur sedang mengedepankan program sinergitas ulama-umaro。 Jadi,dengan adanya data-data itu paling tidak ulama-ulama kharismatik yang selama ini bisa saja luput dari acara-acara dalam rangka undangan-undangan antara Polri dan masyarakat,“ujar Boy di Mabes Polri pada Senin,6 Februari di Jakarta。

Dia membantah jika pendataan ini merupakan respons kekecewaan warga Nahdlatul Ulama(NU)terhadap gubernur non aktif Basuki“Ahok”Tjahaja Purnama yang dianggap sudah memojokkan Ketua Majelis Ulama,Ma'ruf Amin。 Upaya itu,kata男孩hanya merupakan rutinitas polisi untuk mendekatkan diri kepada tokoh masyarakat di setiap daerah。

“Itu(pendataan)kerjaan kami yang sudah lama。 Saya Kapolres Pasuruan,sepuluh tahun lalu,saya kerja dengan alim ulama terus。 Saya berkeliling ke pesantren,bertemu dengan alim,“kata dia。

Saat ditanya apakah Polri akan memberlakukan pendataan ulang itu secara serentai di seluruh Indonesia,Boy mengatakan belum ada rencana。 Tetapi,dia tidak menampik jika polda lainnya berpotensi mengikuti jejak Polda Jawa Timur。

“Dalam cara mendata itu mereka punya cara masing-masing,ada yang dari polres-polresnya melaporkan。 Ada yang diminta kapoldanya。 Itu tergantung teknik saja,“kata dia。 - Rappler.com

免责声明:本文来自威尼斯平台登录新闻客户端自媒体,不代表威尼斯平台登录的观点和立场。