Polri:GNPF-MUI belum menyerahkan surat pemberitahuan Aksi Bela Ulama dan Agama

2019
05/21
04:19

威尼斯平台登录/ 国际/ Polri:GNPF-MUI belum menyerahkan surat pemberitahuan Aksi Bela Ulama dan Agama

2017年2月6日下午3:54发布
2017年2月6日下午3:54更新

TIDAK BERDEMONSTRASI。 Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar memberikan keterangan pers di Mabes Polri,Jakarta,Sabtu,3 Desember。 Foto oleh Sigid Kurniawan / ANTARA

TIDAK BERDEMONSTRASI。 Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar memberikan keterangan pers di Mabes Polri,Jakarta,Sabtu,3 Desember。 Foto oleh Sigid Kurniawan / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Kadiv Humas Mabes Polri,男孩Rafli Amar menye但是hingga saat ini民族阴毛Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia(GNPF-MUI)belum menyerahkan surat pemberitauan aksi kepada polisi。 Menurut wacana,unjuk rasa yang dinamakan Aksi Bela Ulama dan Agama digelar pada tanggal 11-12 Februari dan 15 Februari。

“Saya dengar hari ini,tetapi belum dapat surat。 Ini kan hanya informasi yang beredar di media sosial。 Oleh karena itu,dengan adanya informasi ini,Polri mengimbau kepada masyarakat agar dalam pelaksanaan unras wajib mengindahkan peraturan undang-undang yang ada,“ujar Boy yang ditemui di Mabes Polri,Kebayoran Baru,Jakarta Selatan pada Senin,6 Feruari。

Namun,dia mengakui pihak kepolisian sudah mendeteksi adanya pergerakan warga di daerah untuk migrasi jelang pelaksanaan demonstrasi。 Kendati begitu,Polri akan mengantisipasi hal-hal yang berpotensi mengangganggu kelancaran Pilgub khususnya di DKI Jakarta。

男孩juga menyarankan琼脂semua pihak mengurungkan niat mereka berdemonstrasi,terlebih tanggal杨pilih sudah memasuki masa tenang Pilkada。 Jika ada aksi demonstrasi maka diprediksi dapat mengganggu masa tenang。

“Hari-hari tenang dimohonkan kepada semua pihak masyarakat untuk memberikan suasana kondusif。 Agar memberikan ketenangan dan dimanfaatkan oleh petugas Bawaslu dan KPU untuk menyiapkan sarana dan prasarana,termasuk check in terakhir logistik pemilu,“kata dia。

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang berharap agar tidak ada ormas yang menggelar unjuk rasa pada masa minggu tenang jelang Pilkada serentak。 Dia mengatakan kendati demonstrasi yang dilakukan tidak terkait ketiga pasangan calon tetapi tetap dapat memperkeruh suasana jelang Pilkada,khususnya di DKI Jakarta。

“Kalau saya pribadi ya,namanya minggu tenang,ya harus tenang。 Walaupun sifatnya itu tidak terkait dengan tiga paslon itu。 Tapi,apa pun eksesnya,pasti akan menganggu stabilitas jelang Pilkada,“tutur dia seperti dikutip media

Politisi dari PDIP itu menyebut Jakarta menjadi salah satu daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi jelang Pilkada selain Aceh,Papua dan Banten。 Sebelumnya,pimpinan Front Pembela Islam(FPI),Rizieq Shihab mengatakan akan menggelar doa bersama pada tanggal 11 Februari。

Doa itu,kata Rizieq dipanjatkan untuk keselamatan bangsa dan keamanan Pilkada di Jakarta,supaya lebih baik lagi。 Dia juga akan menggelar long march di sepanjang jalan MH Thamrin。

- Rappler.com

免责声明:本文来自威尼斯平台登录新闻客户端自媒体,不代表威尼斯平台登录的观点和立场。