BNN amankan 20公斤sabu dari马来西亚

2019
05/21
05:12

威尼斯平台登录/ 国际/ BNN amankan 20公斤sabu dari马来西亚

2017年2月7日上午10:02发布
更新时间:2017年2月7日上午10:02

Sabu seberat 20公斤disembunyikan di dalam ban mobil oleh enam pelaku di Pontianak,Sabtu(4/2)。 Foto oleh Slamet Ardiansyah / Rappler

Sabu seberat 20公斤disembunyikan di dalam ban mobil oleh enam pelaku di Pontianak,Sabtu(4/2)。 Foto oleh Slamet Ardiansyah / Rappler

Pontianak,印度尼西亚 - Badan Narkotika Nasional(BNN)berhasil menggagalkan penyelundupan 20 kg sabu dari Malaysia pada Sabtu,akhir pekan kemarin。 Dari enam pelaku,dua di antaranya berstatus narapidana narkotika。

“Nanti pada saatnya akan dipublikasi。 BNN RI tetap mentaati norma keterbukaan informasi publik dan aturan teknis dan taktis penyidikan,“kata Kepala Bagian Humas BNN Kombes Pol Slamet Pribadi dalam pesan singkat,Senin 6 Februari 2017。

Penangkapan terhadap enam pelaku tersebut dilakukan oleh petugas dari Dit Intelkam dan subdit DLB Dit Interdiksi Badan Narkotika Nasional BNN bersama BNNP Kalbar dan Bea Cukai Kalbar。

Pengkapan dilakukan selama dua hari berturut-turut di tempat berbeda di Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang dan Kota Pontianak。 Para pelaku menyelundupkan sabu dengan menggunakan Mobil Mitsubishi Strada Nopol KB 9730 QD。

Mereka menyimpan sabu seberat 20公斤di dalam ban mobil tersebut。 Diduga sabu tersebut dimasukkan ke dalam ban mobil saat mereka masih berada di Kuching,Malaysia。

Penangkapan pertama terhadap dua pelaku,yakni Budi Wahyudi(45)dan Hendra Yani(32),terjadi di Parit Naim Kelurahan Sungai Malaya,Sungai Ambawang Kubu Raya,Sabtu 4 Februari 2017。

Sehari kemudian,tim gabungan mengamankan dua orang,yakni Gregorius Valentin Gara(24)dan Notriansyah(26),di warung kopi di depan penginapan Benua Mas,Kecamatan Pontianak Utara。 Dari dua pelaku ini,petugas mengamankan mobil Avanza warna Silver Nopol B 1654 SOZ。

Selain keempat orang tersebut,petugas juga mengamakan dua pelaku lain,yakni Syafarudin alias Boy(41)dan Dede Hananda(29)。 Keduanya adalah napi kasus Narkotika di Rutan Klas I Pontianak。

Syafarudin adalah narapidana narkotika yang divonis 11 tahun sementara Dede Hananda masih menjalani sisa hukuman 1 tahun lagi。 Dede adalah pelaku yang menyuruh Budi mengambil sabu ke Malaysia。

Sementara Syafarudin adalah pelaku yang memberikan uang Rp。 10 juta kepada Dede untuk diberikan kepada Budi sebelum mengambil sabu di Kuching,Malaysia。 Saat ini keenam pelaku dibawa ke BNN pusat untuk dilakukan pemeriksaan dan penahanan di Rutan BNN。 -Rappler.com

免责声明:本文来自威尼斯平台登录新闻客户端自媒体,不代表威尼斯平台登录的观点和立场。