Berunjuk rasa di masa tenang,ini ancaman Kapolda Metro Jaya

2019
05/21
11:03

威尼斯平台登录/ 国际/ Berunjuk rasa di masa tenang,ini ancaman Kapolda Metro Jaya

2017年2月7日下午1:35发布
2017年2月7日下午1:35更新

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol。 M. Iriawan(kanan)berbincang dengan Pangdam Jaya / Jayakarta Mayjen TNI Teddy Lhaksmana(kiri)usai menggelar pertemuan dengan KPU dan Bawaslu Provinsi DKI Jakarta di Jakarta,Selasa(7/2)。 Foto oleh Widodo S. Jusuf / ANTARA

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol。 M. Iriawan(kanan)berbincang dengan Pangdam Jaya / Jayakarta Mayjen TNI Teddy Lhaksmana(kiri)usai menggelar pertemuan dengan KPU dan Bawaslu Provinsi DKI Jakarta di Jakarta,Selasa(7/2)。 Foto oleh Widodo S. Jusuf / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Iriawan mengancam akan membubarkan aksi unjuk rasa yang digelar pada masa tenang Pilkada DKI雅加达。 Sebab aksi tersebut dinilai melanggar undang-undang。

“Saya menghimbau di masa tenang tidak lakukan kampanye.Apabila masih ada yang lakukan,maka ada sanksi yang mengaturnya,”kata Iriawan di Kantor Komisi Pemilihan Umum(KPU),Selasa 7 Februari 2017。

Masa tenang Pilkada DKI Jakarta akan berlangsung 12-14 Februari 2017. Sehari kemudian,yakni 15 Februari,adalah hari pemilihan。 Selama periode ini,tak satu pun pasangan calon dibolehkan melakukan kampanye。

Iriawan mengatakan dirinya mendapatkan informasi akan ada aksi unjuk rasa pada 11,12 den 15 Februari。 Aksi ini,antara lain,akan dilakukan oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI。

Bahkan Iriawan mengatakan akan ada aksi mengawal Pilkada。 Para pengunjuk rasa akan berkumpul di Masjid Istiqlal pada 15 Februari sebelum berjalan ke Tempat Pemungutan Suara untuk mengawasi jalannya pemilihan。

Padahal,Iriawan melanjutkan,sudah ada pengawas di setiap TPS。 Pada kesempatan tersebut,Iriawan juga mewanti-wanti agar tidak ada kelompok massa yang menghalang-halangi masyarakat untuk memberikan suaranya pada hari pemilihan。 -dengan laporan ANTARA / Rappler.com

免责声明:本文来自威尼斯平台登录新闻客户端自媒体,不代表威尼斯平台登录的观点和立场。