11 penerjun Kopassus terjatuh saat latihan,satu prajurit masih hilang

2019
05/21
12:04

威尼斯平台登录/ 国际/ 11 penerjun Kopassus terjatuh saat latihan,satu prajurit masih hilang

2017年2月7日下午7点23分发布
更新时间2017年2月7日下午7:23

Tim gabungan masih mencari satu prajurit Kopassus yang masih hilang,Selasa(07/2)。 Foto oleh Fariz Fardianto / Rappler

Tim gabungan masih mencari satu prajurit Kopassus yang masih hilang,Selasa(07/2)。 Foto oleh Fariz Fardianto / Rappler

SEMARANG,印度尼西亚 - Sebelas penerjun payung Koppasus mengalami kecelakaan saat menggelar latihan terjun payung di langit Kota Semarang,Jawa Tengah,Selasa 7 Februari。

Para penerjun tersebut diduga terhempas angin yang berhembus keras,membuat mereka kehilangan kendali hingga akhirnya jatuh di perairan Tanjung Emas,tak jauh dari Pantai Marina。

Dari sebelas penerjun yang jatuh tersebut,seorang prajurit yakni Sertu Danang,hingga kini masih belum ditemukan。 Saat ini baru helm dan parasut Sertu Danang yang telah ditemukan oleh tim gabungan。

Sementara 10 prajurit lainnya berhasil mencapai daratan。 Satu di antara mereka,yakni Sersan Deni,sempat terapung di lautan sebelum diselamatkan oleh nelayan setempat。

“Kami sekarang masih mencari satu prajurit lagi,”kata Panglima Distrik Militer IV Diponegoro,Mayor Jenderal Jaswandi,di Pelabuhan Tanjung Emas,Selasa 7 Februari 2017。

Kesebelas prajurit Koppasus yang jatuh tersebut merupakan satuan yang diutus langsung dari Jakarta untuk berlatih di Semarang。

Maulana Affandi,Juru Bicara Tim Basarnas Jateng,mengatakan pihaknya telah mengerahkan 2 unit kapal karet,4 kapal Ditpolair,dan 1 kapal KPLP untuk mencari Sertu Danang。

Pencarian dilakukan hingga ke ujung Pantai Marina dan Tambaklorok。 “Penyisiran dilakukan dengan berjalan kaki serta naik perahu,”kata Maulana Affandi。

Cuaca buruk di lokasi cukup menghambat upaya pencarian。 Maulana mengatakan kecepatan angin di lokasi mencapai 25 knot dengan tinggi gelombang mencapai 3米。 “Menyulitkan kami untuk bermanuver di atas air,” katanya。-Rappler.com

免责声明:本文来自威尼斯平台登录新闻客户端自媒体,不代表威尼斯平台登录的观点和立场。