Rumah baru bagi warga Sangir di Indonesia

2019
05/21
07:03

威尼斯平台登录/ 国际/ Rumah baru bagi warga Sangir di Indonesia

2017年11月22日上午11:28发布
2017年11月22日上午11:28更新

RUMAH BARU。 Warga Sangir di Filipina selatan akhirnya mendapat kewarganegaraan印度尼西亚dari pemerintah dan akan ditempatkan di Pulau Sulawesi。 Foto oleh Mick Basa / Rappler

RUMAH BARU。 Warga Sangir di Filipina selatan akhirnya mendapat kewarganegaraan印度尼西亚dari pemerintah dan akan ditempatkan di Pulau Sulawesi。 Foto oleh Mick Basa / Rappler

雅加达,印度尼西亚 - “印度尼西亚sudah berubah sekarang”,ujar seorang pria yang mengenalkan dirinya sebagai perwakilan dari negara itu。 Jika ada di antara kalian yang ingin kembali pulang,dia mengatakan,“Silakan。”

Pada Kamis,11月16日ratusan penduduk di Pulau Balut diberikan sertifikat kelahiran。 Ini merupakan kali pertama dalam hidupnya,mereka memutuskan ingin menjadi warga negara mana。 Dalam sertifikat kelahiran tertulis bahwa mereka warga印度尼西亚。

“Bagi mereka yang ingin kembali ke Tanah Air,akan kami atur perjalanan untuk pulang,”ujar Konsul Jenderal Indonesia untuk Filipina,Berlian Napitulu di hadapan sekitar 60 orang yang kemudian menerima dokumen legal yang menyatakan kewarganegaraan mereka。

Itu merupakan sebuah upaya yang dilakukan oleh Filipina dan Indonesia selama bertahun-tahun lamanya。 Upaya pemberian kewarganegaraan itu dilakukan dengan bantuan UNHCR。

Para penerima status kewarganegaraan merupakan warga keturunan Indonesia di Mindanao,Filipina Selatan。 UNHCR menemukan mereka pada tahun 2016年lalu。 Ada sekitar 8.745 yang tinggal di kawasan 11 dan 12 - Davao dan Soccsksargen。

UNHCR dan dua negara secara berhati-hati tidak menyebut mereka'warga yang tidak memiliki kewarganegaraan'。 Dua pemerintah sepakat menyebut mereka'warga keturunan Indonesia'(PID)。

Di tahun 2012,Pemerintah Filipina membuat sebuah prosedur yang dapat menentukan apakah seseorang itu memiliki kewarganegaraan atau tidak。 Lebih jauh,Departemen Keadilan dalam perintah nomor 058 memutuskan pengungsi dan warga yang tidak memiliki kewarganegaraan tidak dapat dideportasi。

Dari 8.475 orang tersebut,sekitar 2.975 warga atau 34 persen di antaranya telah menentukan kewarganegaraannya。 数据itu merujuk ke UNHCR yang bertugas di Filipina。 Sebanyak 1.937 orang di antaranya memutuskan untuk menjadi warga印度尼西亚。

Sama seperti warga印度尼西亚lainnya,kata Berlian,maka pada akhirnya mereka akan diberikan paspor印度尼西亚。 Sehingga,di negara asalnya,otoritas berwenang tidak lagi mempertanyakan status kewarganegaraannya。

Ini merupakan bagian dari program kampanye yang telah berlangsung selama 10 tahun untuk mengakhiri warga yang tidak memiliki kewarganegaraan。 Untuk saat ini,mereka sudah diberikan sertifikat kelahiran yang akan mempermudah untuk mendapat kewarganegaraan。

Petugas UNHCR di lapangan,Miriam Palma,mengatakan dengan memegang sertifikat kelahiran artinya mulai saat ini mereka memperoleh akses terhadap pelayanan dasar di Filipina。

Berlian mengatakan kepada mereka yang memutuskan untuk kembali ke印度尼西亚diberikan beberapa tempat pilihan sebagai rumah baru mereka yakni di Sangihe,Talaud,Tahuna,Bitung,dan Manado。 Semuanya berlokasi di Pulau Sulawesi。 - Rappler.com

免责声明:本文来自威尼斯平台登录新闻客户端自媒体,不代表威尼斯平台登录的观点和立场。