3 hal soal Alfito Deannova,pemandu debat terakhir Pilgub DKI

2019
05/21
13:06

威尼斯平台登录/ 国际/ 3 hal soal Alfito Deannova,pemandu debat terakhir Pilgub DKI

2017年2月10日上午11:22发布
2017年2月10日上午11:32更新

PEMANDU DEBAT。 Alfito Deannova Ginting terpilih oleh KPU DKI untuk memandu debat terakhir yang digelar pada Jumat,10 Februari di Auditorium Bidakara。 Foto oleh Lia Wanadriani Santosa / ANTARA

PEMANDU DEBAT。 Alfito Deannova Ginting terpilih oleh KPU DKI untuk memandu debat terakhir yang digelar pada Jumat,10 Februari di Auditorium Bidakara。 Foto oleh Lia Wanadriani Santosa / ANTARA

印度尼西亚雅加达 - Komisi Pemilihan Umum(KPU)DKI menunjuk Alfito Deannova Ginting sebagai pemimpin debat terakhir yang digelar pada Jumat,10 Februari。 Jika pada debat kedua,KPU DKI menetapkan dua moderator untuk memandu jalannya acara selama 120 menit,maka di debat terakhir KPU menggunakan konsep awal。 Alfito akan memandu debat seorang diri。

Komisioner KPU DKI Betty Epsilon Idroos mengaku Alfito dipilih karena dianggap independen dan sudah berpengalaman menjadi presenter di beberapa stasiun televisi。 Saat ini,pria berusia 39 tahun itu bekerja sebagai presenter di stasiun televisi CNN Indonesia。

“Dia Independen,tidak terlibat dengan pasangan calon mana pun dan sudah terbiasa membawa acara-acara,host berbagai media,”ujar Betty kepada media。

Alfito memiliki tugas yang cukup berat untuk bisa membawakan debat ketiga yang mengambil tema kependudukan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat雅加达。 Dari tema itu kemudian dibuat lebih rinci oleh KPU DKI yaitu pemberdayaan perempuan,perlindungan anak-anak,anti-narkotika dan kebijakan untuk kaum disabilitas。

Tidak mau mengecewakan publik,Alfito mengaku sudah mulai melakukan persiapan。 Salah satunya dengan meminta petunjuk kepada dua版主sebelumnya,Ira Koesno dan Tina Talisa。 Berikut rekam jejak Alfito yang perlu kalian ketahui:

1. Pernah jadi penyiar电台

Dunia jurnalistik sesungguhnya bukan hal baru bagi Alfito。 Sebelumnya,saat masih menimba ilmu di program Akuntansi Universitas Indonesia,pria kelahiran 1976年9月17日itu sudah bekerja sebagai penyiar Radio Suara Kejayaan 101,6 FM。 Begitu lulus pada bulan 2000年9月,dia langsung memutuskan untuk menjadi seorang jurnalis。

Stasiun televisi SCTV menjadi pilihan pertama yang dilirik oleh Alfito。 Namun,sebelum diangkat sebagai jurnalis tetap,dia masuk dengan status wartawan magang。 Tugas pertamanya ketika itu yakni meliput meledaknya bom di Kedutaan Besar Filipina di area Menteng pada Agustus 2000. Dari sana,kemudian dia diberikan tanggung jawab untuk melakukan peliputan di bidang hukum dan kriminal。

2. Minat yang mendalam terhadap politik

Saat masih kecil,Alfito mengaku kerap tidak percaya diri,minder dan cenderung tertutup。 Alhasil,dia lebih banyak menghabiskan waktu dengan membaca buku。 Politik menjadi topik yang menarik perhatiannya。

Ketika di bangku Sekolah Dasar,bocah sebayanya memilih untuk membaca komik atau buku cerita,anak kedua dari empat bersaudara itu sibuk bertanya dan meneliti peristiwa soal民政党9月30日。 Dia juga membaca kumpulan pidato Soekarno berjudul“Di bawah bendera revolusi”milik kakeknya。

Alfito juga tertarik mendengar cerita dari kakeknya yang pernah menjadi cakrabirawa,pasukan pengawal Presiden Soekarno。 Oleh sebab itu dia pernah bercita-cita menjadi tentara,namun harus pupus karena dia mengenakan kaca mata。

3. Karier cemerlang di bidang jurnalistik

Alfito berkarier di SCTV selama tujuh tahun。 Usai melakukan beragam peliputan di lapangan,dia kemudian dipercaya oleh penanggung jawab pemimpin redaksi,Karni Ilyas,​​sebagai pembaca berita program Liputan 6 pagi。

Saat di SCTV,dia juga dipercayai untuk bertanggung jawab beberapa program antara lain Liputan 6 Petang,Dari Titik Nadir untuk korban tsunami Aceh dan program khusus Pilpres 2004,Selangkah ke Istana。 Di tahun 2007,dia kemudian pindah ke tvOne yang saat itu masih bernama Lativi。 Selain menjadi pembaca berita,dia juga dipercaya memegang jabatan时事经理。 Dia juga memiliki program sendiri bernama Alfito。

Di tahun 2015,Alfito memutuskan keluar dari tvOne dan bergabung dengan stasiun televisi CNN Indonesia。 - Rappler.com

免责声明:本文来自威尼斯平台登录新闻客户端自媒体,不代表威尼斯平台登录的观点和立场。