KPK beri prioritas penyelidikan kasus korupsi pembuatan jalan di Papua

2019
05/21
11:14

威尼斯平台登录/ 国际/ KPK beri prioritas penyelidikan kasus korupsi pembuatan jalan di Papua

2017年2月10日下午1:19发布
2017年2月10日下午1:19更新

PRIORITAS。 Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK)mengaku akan memprioritaskan kasus korupsi yang ada di Tanah Papua,karena telah merugikan negara puluhan miliar rupiah。 Foto oleh M Agung Rajasa / ANTARA

PRIORITAS。 Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK)mengaku akan memprioritaskan kasus korupsi yang ada di Tanah Papua,karena telah merugikan negara puluhan miliar rupiah。 Foto oleh M Agung Rajasa / ANTARA

JAYAPURA,印度尼西亚 - Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK)telah menetapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Papua,Mikael Kambuaya sebagai tersangka dugaan korupsi pembangunan jalan dan jembatan Kemiri-Depapre,Jayapura。 总proyek tahun 2015 itu mencapai Rp 89,5 miliar dan kerugian negara ditaksir senilai Rp 42 miliar。

Karena besarnya总kerugian negara yang dialami dalam proyek tersebut,KPK memutuskan untuk memprioritaskan penanganan kasus tersebut。 Saat ini,pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga terkait proyek itu masih terus dilakukan。

“Sudah ada beberapa saksi yang dimintai keterangan dan itu bisa saja terus bertambah,”ujar juru bicara KPK,Febri Dyansah。

Selain melakukan penindakan,kata dia,KPK juga melakukan upaya pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi di Papua。 Tingkat perbaikan itu dimulai dari penganggaran hingga pengadaan agar hal serupa tidak terulang kembali。

Sementara,Ketua Fraksi Partai Hanura di DPR Papua,Yan Permenas Mandenas berharap KPK terus bekerja untuk mengungkap siapa saja yang terlibat dalam kasus proyek pembangunan Jalan Kemiri-Depapre。 Dengan mengusut kasus itu,diharapkan bisa menjadi pintu masuk untuk kasus-kasus korupsi lainnya di Tanah Papua yang diduga ada yang lebih besar。

“Lokasi jalan Kemiri-Depapre berlokasi masih dekat dengan Jayapura。 Bahkan,Bandara Sentani bisa jelas terlihat,tapi itu masih dikorupsi。 Bagaimana dengan proyek-proyek di pedalaman yang hanya bisa ditempuh pesawat? kata Yan mempertanyakan。

Dia menduga kasus korupsi di daerah yang sulit dijangkau oleh transportasi dan membutuhkan waktu berhari-hari tiba di sana,nominalnya lebih besar。 Yan yakin rakyat Papua pasti mengapesiasi dan mendukung langkah KPK。

“Rakyat itu sudah lama ditipu-tipu sama elit penguasa。 Sampai ada istilah'Bapua Tipu Papua,“kata dia。

Ada motif politik?

Sementara,Gubernur Papua,Lukas Enembe mengaku siap'pasang badan'bagi Mikael yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK。 Langkah itu diambil seandainya penetapan Mikael ternyata memiliki agenda politik untuk menjatuhkan dia dari kursi Gubernur。

“Jika penetapan Mikael Kambuaya adalah murni kasus dugaan pidana korupsi,maka biarlah proses berjalan dengan sebagaimana mestinya。 Namun,jika karena ada agenda politik yang(ingin)menjatuhkan saya,maka saya menyatakan siap'perang',“ujar Lukas kepada media di kantor Gubernur Papua,Jalan Soa-Siu Dok II。

Dia mengaku akan mempertahankan posisinya sebagai Gubernur Papua,jika ada motif ke arah politik。

“Saya ini kepala suku dan kita bisa perang di sini。 Saya suruh'perang'bisa。 Makanya kita akan lihat kalau muatannya untuk kepentingan Pilkada,berarti kita disuruh'perang'dan bikin kacau Papua,“katanya lagi。 - Rappler.com

免责声明:本文来自威尼斯平台登录新闻客户端自媒体,不代表威尼斯平台登录的观点和立场。