Mabes Polri minta masyarakat agar tidak berspekulasi soal isu e-KTP palsu

2019
05/21
08:07

威尼斯平台登录/ 国际/ Mabes Polri minta masyarakat agar tidak berspekulasi soal isu e-KTP palsu

2017年2月10日下午7:17发布
2017年2月10日下午7:17更新

e-KTP PALSU。 Mabes Polri meminta kepada publik untuk menyerahkan penyelidikan temuan e-KTP palsu kepada pihak kepolisian。 Foto oleh Irwansyah Putra / ANTARA

e-KTP PALSU。 Mabes Polri meminta kepada publik untuk menyerahkan penyelidikan temuan e-KTP palsu kepada pihak kepolisian。 Foto oleh Irwansyah Putra / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Kepala Divisi Mabes Polri,Irjen Pol男孩Rafli Amar mengatakan kepolisian sedang mendalami temuan e-KTP bodong yang ditemukan oleh petugas bea cukai Bandara Soekarno-Hatta。 Dia berspekulasi pengiriman e-KTP bodong itu sengaja dilakukan untuk merusak momen pilkada serentak 2017。

“Jadi,menjelang pilkada ini ada hal-hal yang sifatnya sengaja digulirkan intinya sebenarnya ingin menimbulkan keresahan dan menimbulkan ketidakpercayaan terhadap penyelenggaraan pemilu,”ujar Boy di Mapolda Metro Jaya,Jakarta Selata,Jumat,10 Februari。

Sementara,mengenai pernyataan dari anggota Komisi II DPR bahwa e-KTP itu berasal dari Kamboja,Boy mengaku belum bisa memastikannya。 Dia meminta anggota Komisi II DPR melaporkan temuan tersebut untuk diselidiki bersama。

“Nanti,kita lihat seperti apa。 Sangat penting juga kalau memang ada itu bisa dilaporkan ke polisi,“kata dia。

男孩juga meminta kepada masyarakat agar tidak berspekulasi terkait temuan e-KTP ini。 Apalagi mengaitkannya untuk mendeskreditkan salah satu kandidat pilkada。 Dia berharap masyarakat menyerahkan proses penyelidikan kepada polisi。

Polisi juga akan menyelidiki awal mula berita temuan e-KTP palsu itu beredar di media sosial。 Lalu,mereka menelusuri asal dan tujuan e-KTP itu。

“Sedang dilakukan penyelidikan berkaitan dengan siapa yang menyebarkan konten itu dan faktanya seperti apa。 Bareskrim sedang menyelidikinya,“kata dia。

Pada Jumat pekan lalu,petugas bea dan cukai Bandara Soekarno-Hatta menemukan 36 kartu e-KTP,32 NPWP,rekening tabungan BCA senilai Rp 500 ribu dan ATM BCA。 Paket berisi identitas dikirim melalui layanan FedEX untuk seorang warga di Jakarta。

Sementara,Kementerian Keuangan menyebut puluhan kartu identitas itu diduga digunakan untuk aksi kejahatan siber,perbankan atau pencucian uang。 - Rappler.com

免责声明:本文来自威尼斯平台登录新闻客户端自媒体,不代表威尼斯平台登录的观点和立场。