Dewan Masjid Indonesia:Masjid bukan panggung politik

2019
05/21
13:08

威尼斯平台登录/ 国际/ Dewan Masjid Indonesia:Masjid bukan panggung politik

2017年2月11日下午12:49发布
更新时间:2017年2月11日下午12:49

Ribuan orang memadati Masjid Istiqlal dalam aksi 112,Sabtu(11/2)。 Foto oleh Sakinah Ummu Haniy / Rappler

Ribuan orang memadati Masjid Istiqlal dalam aksi 112,Sabtu(11/2)。 Foto oleh Sakinah Ummu Haniy / Rappler

雅加达,印度尼西亚 - Sekretaris Jenderal Dewan Masjid Indonesia(DMI)Imam Addaruquthni meminta agar masjid tidak dijadikan tempat untuk menggelar kegiatan politik praktis。

“Dewan Masjid menyerukan agar masjid tidak dijadikan sarana dan tempat kegiatan politik,”kata Imam Addaruquthni dalam keterangan tertulis,Sabtu 11 Februari 2017。

Dewan Masjid Indonesia juga menghimbau masyarakat untuk menghormati dan menghargai pilihan politik masing-masing。 Ini diperlukan untuk menjaga kondisi tetap kondusif selama Pilkada berlangsung。

“Terus menjaga dan menumbuhkan ukhuwah Islamiyah,wathaniyah dan basyariah dalam rangka menjaga dan memperkuat tegaknya bangunan NKRI,”kata Imam。

Saat ini ribuan orang berdatangan ke Masjid Istiqlal untuk mengikuti aksi 112 yang digelar oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia(GNPF MUI)。

Meski aksi ini diklaim hanya berisi tausiyah dan ibadah,namun sejumlah pembicara di acara tersebut menyelipkan pesan-pesan politik。

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat(MPR)Hidayat Nur Wahid,misalnya,mengatakan dirinya akan memilih pemimpin muslim。

“Yang hadir di sini insya Allah dirinya tidak akan salah pilih。 Dirinya akan memilih pemimpin yang muslim。 Keluarganya juga demikian。 Masyarakat sekitarnya juga demikian。“kata Hidayat。

Baca : )

Sementara Sekjen论坛Umat伊斯兰教(FUI)穆罕默德Al Khaththath menegaskan umat伊斯兰教wajib memilih pemimpin穆斯林。 “Jadi saudara-saudara wajib memilih pemimpin muslim,”kata Al Khaththath。

Baca:

Ia bahkan mengajak peserta aksi untuk memakai baju putih-putih saat hari pemilihan berlangsung 15 Februari mendatang。 “Jadi habis sarapan pagi langsung pergi ke TPS,”katanya。

Seperti diketahui pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta akan digelar pada 15 Februari mendatang。 Dari tiga calon gubernur yang akan maju dalam bursa pemilihan,hanya satu yang nonmuslim,yakni Basuki“Ahok”Tjahaja Purnama。 -Rappler.com

免责声明:本文来自威尼斯平台登录新闻客户端自媒体,不代表威尼斯平台登录的观点和立场。