Pilkada Aceh:Polisi perketat keamanan

2019
05/21
06:01

威尼斯平台登录/ 国际/ Pilkada Aceh:Polisi perketat keamanan

2017年2月14日下午6:09发布
2017年2月14日下午6:09更新

Pasukan Brimob Bawah Kendali Operasi(BKO)Mabes Polri dan Brimob Polda Aceh mengikuti apel Operasi Praja Rencong 2017 pengamanan pilkada di Lhokseumawe,Aceh,Kamis(26/1)。 Foto oleh Rahmad / ANTARA

Pasukan Brimob Bawah Kendali Operasi(BKO)Mabes Polri dan Brimob Polda Aceh mengikuti apel Operasi Praja Rencong 2017 pengamanan pilkada di Lhokseumawe,Aceh,Kamis(26/1)。 Foto oleh Rahmad / ANTARA

PIDIE,印度尼西亚 - Kepolisian Resor Pidie mulai memperketat pengamanan dengan melakukan razia di sejumlah titik yang diduga rawan intimidasi menjelang pemilihan kepala daerah(Pilkada)Gubernur - Wakil Gubernur Aceh dan Bupati - Wakil Bupati Pidie yang akan digelar Rabu 15 Januari 2017。

Razia dilaksanakan dalam beberapa hari terakhir pada siang dan malam hari dengan melibatkan personil Polres Pidie dan Bawah Kendali Operasi(BKO)dari Polda Sumatera Utara bersenjata lengkap。

“Razia dilakukan untuk mencegah masuknya senjata api dan senjata tajam lainnya.Polres Pidie akan bertindak tegas dan tidak akan memberikan toleransi kepada siapa pun yang membawa senjata api,”kata Kepala Bagian Operasional Polres Pidie Kompol Apriadi,Selasa 14 Februari 2017。

Setidaknya terdapat 256 dari 802 Tempat Pemungutan Suara(TPS)di Kabupaten Pidie yang masuk kategori rawan satu。 Polisi menyiagakan dua personel untuk pengamanan dua TPS dibantu empat linmas。

TPS dikategorikan rawan satu karena beberapa faktor,di antaranya karena tingginya angka kriminalitas,letak geografisnya yang jauh,serta daftar pemilih yang banyak。 Sedangkan untuk TPS kategori aman,disiagakan dua personel untuk mengamankan empat TPS dibantu delapan linmas。

Polres Pidie sendiri telah mengerahkan 696 personel dari Polda Aceh untuk pengamanan TPS di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya,kabupaten pemekaran dari Pidie。 Mereka telah bersiaga sejak Minggu,10 Februari。

Selain itu,825 personel dari Polres Pidie juga diturunkan untuk pengamanan TPS di Pidie dan Pidie Jaya。 Di luar angka tersebut,Polres Pidie memiliki 500 personel BKO dari Polda Sumatera Utara yang akan melakukan patroli。

“Informasi yang kita terima adanya bentuk kerawanan yang terjadi jelang pencoblosan。 Kita terus melakukan patroli rutin sehingga Pilkada akan betul-betul berlangsung kondusif,“kata Kapolres Pidie AKBP M Ali Khadafi。 -Rappler.com

免责声明:本文来自威尼斯平台登录新闻客户端自媒体,不代表威尼斯平台登录的观点和立场。